jump to navigation

Audio input DSK5402 March 20, 2009

Posted by haryoktav in Interest.
trackback

This is my files about investigate our DSP Starter Kit TMS320C5402 in EEPIS. This Kit has discontinued already. Sorry that I wrote it in Bahasa indonesia 🙂

Penjelasan ini berkaitan dengan pemahaman yang terjadi pada pemrosesan di bagian depan.

Bagian input audio dari DSK5402 sebelum masuk ke codec seperti ini:

pre_amp1

Gambar 1a. Pre-amp pertama

pre_amp2

Gambar 1b. Pre-amp kedua

Tegangan input pada terminal mic_in mendapat bias positif sebelum masuk ke kapasitor CT11 sehingga dapat dihubungkan dengan condenser microphone. Melewati CT11 akan membuang tegangan DC-nya. Kemudian di-offset sebesar Vmid_audio (+2.5V) untuk masuk ke inverting amplifier pertama dengan gain 10. Berikutnya sinyal output dari amplifier pertama masuk ke inverting amplifier kedua dengan gain 1, sehingga didapat sinyal kebalikannya. ADC pada codec TLC320AD50 membutuhkan input differensial. Kapasitor C121 dan C122 membuang sinyal DC-nya. Input differensial di dalam codec memiliki bias positif sebesar 2.5V.

Tegangan referensi ADC di dalam codec dapat diukur pada pin referensi, sebesar 3.2V. Tegangan input yang masuk mestinya berkisar antara +1.6V sampai -1.6V untuk menghasilkan data output +32767 sampai -32768.

Tapi kenapa di TMS320C5402 DSK Help disebutkan maksimum sinyal input adalah 500 mV (350 mVrms) ?

Setelah diukur dengan bantuan function generator IWATSU SG-4105 dan oscilloscope GW-INSTEK GDS-810C, output ADC telah mencapai maksimum saat:

  • tegangan input sebesar 356mVpp (dengan frek.input=100Hz)
  • ouput dari opamp 3.44Vpp
  • mencapai input ADC sebesar 3.28Vpp (di sekitar tegangan referensi)
  • PGA =0 dB

Ingat, komponen yang dilewati andil dalam redaman tegangan. Frekuensi sinyal juga berpengaruh.

Jadi dengan input 356mVpp (frek=100Hz) pada input audio didapat nilai ADC +32767 sampai -32767.

alat2audio_input

Gambar 2. Alat-alat yang digunakan

Sekian investigasi.

Advertisements
%d bloggers like this: