jump to navigation

Bagus mana: Analog atau Digital? December 21, 2008

Posted by haryoktav in Interest.
trackback

Awalnya kalau mendengar kata analog, yang terlintas dibenak saya antara lain, resistor, kapasitor, lilitan, transistor, op-amp, TV hitam putih, radio dengan lampu tabung, dsb.

Kemudian untuk kata digital, yang terbanyang adalah IC gerbang logika, handphone modern, komputer, robot, pesawar star trek, dan yang canggih-canggih.

Apa benar, teknologi digital jauh lebih maju daripada teknologi analog? Tentu tidak….<ting!>. Lho kenapa? Begini:

  • Handphone/komputer/robot meskipun kelihatan canggih, tetapi kualitas data yang diolah bergantung pada hasil konversi sinyal analog menjadi digital. Artinya  sebelum menjadi data digital, tentu saja harus melewati serangkaian komponen analog sebagai pemroses awal, itu analog. Bagaimana jika teknologi analog tersebut tidak maju? Pasti Anda akan kesulitan untuk memperbaiki hasil konversi sinyal jelek tersebut dengan berbagai metode matematik.
  • Komputer dengan prosesor canggih sekalipun, tetap saja dibuat dari milyaran transistor. Bagaimana jika teknologi transistor yang sejatinya masuk domain analog itu tidak berteknologi maju?

Nah, jadi menurut saya, kemajuan teknologi digital juga berkat dari kemajuan teknologi analog…

Advertisements

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: