jump to navigation

DDR3 ??? December 1, 2008

Posted by haryoktav in What's news.
trackback

Penasaran dari dulu maksud dari DDR (Double Data Rate) , setelah googling sedikit ada beberapa pencerahan yang mungkin bisa di-posting disini supaya saya ingat. Beberapa istilah berhubungan dengan materi rangkaian digital atau mikroprosesor.

DDR (Double Data Rate) SDAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory) secara sederhana merupakan kelanjutan dari SDRAM. Bedanya adalah, SDRAM melakukan proses baca/tulis 1 data tiap 1 clock. Sedangkan DDR melakukan proses baca/tulis 2 data tiap 1 clock.

Bagaimana dengan DDR2 dan DDR3 ?

Bisa ditebak, DDR2 pengembangan dari DDR, jadi proses baca/tulis tiap 1 clock menghasilkan 4 data, dan DDR3 memproses baca/tulis tiap 1 clock untuk 8 data sekaligus! Bagaimana penjelasannya? Gambar dari situs Samsung berikut memberikan gambaran tentang proses baca/tulis SDRAM, DDR, dan DDR2. Perhatikan jumlah data yang muncul dalam 1 satuan kotak.

http://www.samsung.com/global/business/semiconductor/products/dram/images/semi_sdram_timing.gif

Perubahan antara DDR, DDR2, dan DDR3 tidak banyak terjadi pada inti memori tetapi pada buffer data-nya. Berikut ada gambar bagus dari situs http://xtreview.com/review198.htm

Perhatikan bahwa inti memori tidak banyak mengalami perubahan yang berarti.

Jadi apakah DDR3 lebih baik dari DDR2? Bergantung. Untuk tahun 2008, dari segi konsumsi daya memang lebih rendah, seperti pada gambar berikut

Perubahan baru pada arsitektur DDR3 juga ada, seperti mempunyai reset untuk menjamin nilai data setelah re-boot, tegangan kerja yang rendah, dan arsitektur baru tentunya. Semua ini merupakan konsekuensi logis dari naiknya frekuensi kerja. DDR3 saat ini menggunakan frekuensi clock 800MHz sampai 1600MHz. Semakin tinggi frekuensi beberapa faktor yang tidak menyenangkan mulai bertambah, yaitu, disipasi panas dan kualitas sinyal. Berikut perbedaan dasar dari arsitektur DDR2 dan DDR3 untuk menjaga kualitas sinyal.

DDR2 (atas) menggunakan topologi T-branch untuk membuat semua jalur memiliki delay yang sama.

Pada DDR3 (atas) menggunakan topologi yang disebut dengan Fly-by, dimana sinyal kontrol dan alamat masuk ketengah bergerak kekiri lalu secara serial melewati setiap komponen selanjutnya sampai pada bagian penutup diujung kanan (T = terminated).

Bagaimana dengan panas? Pada DDR3 tegangan kerjanya turun hingga 1.5V sedangkan DDR mempunyai tegangan kerja 1.8V. Akibatnya DDR3 lebih dingin dari DDR2.

Apakah DDR3 lebih cepat dari DDR2? Untuk saat ini masih belum. Penambahan buffer data dua kali lipat dari DDR2 menyebabkan latency dari DDR3 lebih buruk dari DDR2. Anda dapat melihat review-nya di http://www.xbitlabs.com/articles/memory/print/ddr3.html. Sebagai gambaran, DDR2-800 SDRAM memiliki latency 10ns, sedangkan DDR3-800 SDRAM memiliki latency 15ns.

Jadi, untuk saat ini DDR3 masih belum mempunyai unjuk kerja yang signifikan dibanding DDR2. Tetapi teknologi akan berkembang, dan mungkin saja akan segera muncul versi berikutnya, DDR4? DDR5? Bukan begitu?

Referensi:

Advertisements

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: